ALTENATIF STRATEGI HADAPI COVID-19 BAGI UMKM

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang sangat terpukul dengan adanya pandemi Covid-19. Berdasarkan survei dari Warta Ekonomi (www.wartaekonomi.co.id), sebanyak 96% pelaku UMKM merasakan dampak penurunan penjualan yang signifikan.Tak hanya itu, 51% pelaku UMKM meyakini kemungkinan besar usaha yang dijalankan hanya mampu bertahan 1 bulan hingga 3 bulan ke depan dan pemilik usaha pun harus mencari cara agar usahanya tetap bisa berjalan di tengah wabah ini dan atas alasan itulah muncul beberapa gagasan agar bisa bertahan di saat pandemik ini, di antaranya adalah:

1. Perbaikan kualitas produk dan layanan

Masa krisis ini menjadi momen tepat untuk bagi pelaku UMKM untuk meperbaiki kualitas produk dan layanan, seringkali para pelaku usaha tidak menyadari perbedaan antara perbaikan produk dan pengembangan penawaran. Pada dasarnya, produk adalah barang atau jasa yang dipasarkan dalam bisnis. Sementara, penawaran adalah cara yang dilakukan pelaku usaha untuk memasarkan produk tersebut.

“Strategi menawarkan produk bukan dengan cara mempromosikan keunggulan produk itu sendiri, tetapi membuat konten iklan yang menarik dengan komponen attention, interest, desire, dan action,” ungkap Denny Simano, Founder DSC.ID.

Selain itu, UMKM juga perlu memperbaiki strategi dalam berkoordinasi dan berkolaborasi dengan timnya.

 

2.Manfaatkan teknologi dengan optimal

Pemanfaatan teknologi adalah salah satu cara usaha kita agar tetap bisa berjalan dengan tetap memperhatikan inovasi, kreativitas dan optimisme. memanfaatkan penjualan secara online juga bisa kita manfaatkan agar produk yang di kita jual bisa tetep di beli oleh masyarakat dengan menggunakan platform penjualan online yang telah tersedia.

 

3. Rencanakan Ulang Pendapatan dan Pangkas Anggaran Biaya

Langkah ini perlu dilakukan terutama untuk mengevaluasi kinerja bisnis, apakah menguntungkan atau justru dalam posisi rugi Di saat situasi ekonomi terpuruk akibat Virus Corona, pelaku bisnis harus benar-benar jeli dalam mengambil keputusan. Diperlukan strategi yang tepat demi kelangsungan usaha.  Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah membuat pembukuan perusahaan yang rapi. Seluruh transaksi keuangan, baik pemasukan, pengeluaran, dan transaksi lainnya harus terdokumentasi dengan baik.

 

Image Source : www.wartaekonomi.co.id

Disarikan dari beragam sumber oleh : Yogo Prastyo

Kementan Fokus Kembangkan Industri Gula di Seram Barat

nusakini.com – Jakarta (10/7) – Saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) tengah fokus mengembangkan investasi pembangunan industri Gula di Indonesia dalam rangka mencapai swasembada gula. Untuk mencapai target swasembada tersebut Kementan melakukan berbagai upaya salah satunya dengan pengembangan pembangunan pabrik gula baru yang ditandai dengan dilakukannya penandatangan nota kesepahaman (MoU) hari ini, Selasa (10/7) antara PT. Hermes Seram Indonesia (HIS) dengan Bupati Seram Bagian Barat,M Yasin Payapo terkait Investasi Pabrik Gula yang akan dibangun di Kabupaten Seram Barat yang di saksikan oleh Sekretaris Jenderal, Kementan, Syukur Iwantoro selaku Ketua Tim Upaya Khusus (Upsus) Percepatan Investasi Industri Gula, Sapi dan Jagung. Read More